Breaking News

Siapa Yang Disebut Sebagai Anti Kristus

Siapa Yang Disebut Sebagai Anti Kristus

Anti Kristus disebut sebagai sosok jahat dan akan datang dimasa depan, untuk memimpin, menyesatkan serta membinasakan orang-orang pilihan.

Mengenai Siapa Yang Disebut Sebagai Anti Kristus, maka kita perlu memahami arti kalimat anti kristus berikut.

Arti nama ‘’Anti Kristus’’, tentu saja berarti ‘’orang-orang yang menyangkal atau menentang Kristus’’. Baik terhadap ajaran, maupun terhadap orang-orang yang meyakini Yesus sebagai Mesias.

Sederhananya, jika arti dari kata Kristen adalah merujuk kepada Pengikut Yesus Kristus. maka arti dari Anti Kristus adalah sebaliknya, yaitu siapa yang menyangkal Yesus Kristus. 

Dalam kitab 1 Yohanes 2, kita bisa mengambil gambaran yang lebih jelas mengenai Anti Kristus dan ciri-cirinya secara umum. Ada beberapa ciri khas dari Anti Kristus ini, yang disebut-sebut sebagai penyesat.

1. Zaman Akhir

Kemunculan Anti Kristus disebutkan akan terjadi pada zaman akhir. Dimana sebagian besar orang menganggap ini belum terjadi, tetapi akan terjadi.

Namun, arti kata, ‘’zaman akhir’’ dan ‘’akhir zaman’’ adalah dua hal yang berbeda tapi mengandung konotasi bahasa yang menyerupai.

1 Yohanes 2 : 18;

“Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir

Waktu terakhir yang dimaksud rasul Yohanes adalah zaman akhir, dimana itu sudah dimulai ketika Kristus lahir dan masih mungkin berlanjut sampai dengan hari ini. Sedangkan akhir zaman, adalah akhir dari zaman akhir itu sendiri. 

2. Karakter 

Ada dua karakteristik penyesat yang disebut rasul Yohanes, yaitu, ‘’Seorang Anti Kristus’’ dan ‘’Anti Kristus’’. Kedua-duanya disebut akan muncul untuk menentang maupun menghakimi iman Kristen sampai Tuhan datang.

‘’Seorang Anti Kristus’’, diartikan sebagai ‘’seseorang yang memimpin penyesatan’’. Karena disebut secara khusus, maka bukanlah sekedar penyangkalan, tapi juga menentang Kekristenan secara frontal.

Sedangkan ‘’Anti Kristus’’ yang disebut banyak, atau bukan seorang, adalah untuk menyebutkan gelar. Bisa dikatakan sebagai suatu sifat, karakter maupun peran seseorang atau lebih banyak.

Saya tidak mau berspekulasi tentang siapa yang dimaksud rasul Yohanes sebagai ‘’seorang Anti Kristus’’. Karena bukan hanya satu orang dengan karakter yang sama muncul sebelum dan sesudah rasul Yohanes.

Salah satunya‘’Kaisar Nero’’, yang paling dikenal dikalangan umat Kristen, dan tercatat sebagai tirani dan pembunuh kekristenan awal.

Ada alasan untuk menolak itu. Karena pemerintahan Kaisar Nero dimulai kira-kira tiga puluh tahun setelah Yesus Kristus naik kesorga, diperkirakan tahun 54 masehi, sampai dengan 68 masehi. 

Sementara rasul Yohanes menulis surat-surat Yohanes, diperkirakan pada akhir pelayanan kerasulannya yaitu sekitar tahun 90 masehi. 

Masa Nero terjadi sebelum rasul Yohanes bernubuat, atau awal mula penyebaran ajaran Kristen keseluruh dunia. Lebih tepatnya, kaisar Nero, hanyalah sebagai salah satu dari banyaknya Anti Kristus yang telah muncul.

Ada satu bagian dalam kurun waktu sejarah yang disebut sebagai ‘’zaman kegelapan’’, yang tidak memiliki catatan detail atau paling tidak, belum terekspose sepenuhnya sebagai bagian dari fakta sejarah. Ialah kurun waktu sekitar tahun 500 sampai dengan tahun 1500 masehi

Secara garis besar, zaman kegelapan adalah zaman awal mula kekristenan yang tersebar dieropa juga Asia. Selang masa tersebut, diperkirakan sekitar 60 juta orang Kristen menjadi korban penganiayaan hanya dieropa saja.

Dan waktu kemunculan Seorang Anti Kristus ini, bisa dikatakan sebenarnya adalah masa setelah rasul Yohanes, sampai dengan akhir zaman.

Jadi, tidak bisa dipastikan waktu tepatnya kapan ‘’seorang Anti Kristus tersebut datang dimasa depan. Tapi kita bisa lebih tahu dengan mengenali ciri-cirinya yang lain.

3. Diantara Kita

Ciri ini bisa di maksudkan atau merujuk pada satu orang , tapi bisa juga merujuk kepada banyak atau sebagian orang saja.

1 Yohanes 2 : 19;

“Memang mereka berasal dari antara kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tapi hal itu terjadi supaya nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita”

Ini yang dimaksud adalah penyangkalan maupun penyesatan, yang dimulai pada abad pertama sejak injil mula-mula di beritakan keseluruh dunia.

Muncul orang-orang yang menyangkal iman Kristen, menentang Kekristenan secara frontal maupun menyesatkan banyak orang melalui pengajaran sesat mereka.

Mereka suka mengatasnamakan Tuhan dengan rupa-rupa pengajaran, yang seakan benar, tapi penuh dengan tipu muslihat.

Mereka ada diantara kita, tapi bukan bagian dari kekristenan. Mengajar dengan penuh karisma, namun tanpa kendali Roh Kudus. 

Dan seperti yang kita semua tahu, bukan saja melakukan penyesatan, tapi juga melakukan tindakan-tindakan yang merugikan orang-orang Kristen.

Seperti halnya menghina, mengancam, mendiskriminasi, mengintimidasi, menyerang, persekusi, menganiaya sampai pada aksi teror dengan penyerangan secara brutal.

Dalam hal ini, kita sebagai orang Kristen secara sadar sudah diperingatkan, bukan hanya melalui Firman Allah atau nubuat, tapi juga fakta sejarah yang tidak bisa disangkal.

Bahwa hal itu harus terjadi sebelum semuanya digenapi saat kedatangan Yesus pada akhir dari zaman akhir, seperti yang difirmankan-Nya.

4. Pendusta

Jikalau kebenaran nyata dalam diri Kristus, maka kebohonganpun nyata dalam diri Anti Kristus. Dan siapapun yang terlibat secara sadar dengan kebohongannya, maka penyesatanpun akan nyata dengan sendirinya pada mereka.

1 Yohanes 2 : 22;

“Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dialah itu anti Kristus yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak”

Siapa yang menyakal Yesus sebagai Kristus, dialah Anti Kritsus itu. Ini ciri khas paling jelas mengenai karakteristik Anti Kristus itu sendiri.

Segala hal mengenai Kekristenan di rekayasa sedemikian rupanya untuk menipu dengan berbagai tujuan dan kepentingan. Diiantara yang menjadi tujuannya adalah uang dan kekuasaan.

Jika kita meneliti lebih spesifik mengenai pendusta ini, maka itu semacam bentuk tirani, yang hendak mengkambinghitamkan Kekristenan dengan berbagai macam tafsir dan klaim. Seakan benar, tapi penuh dengan tipu muslihat.

Beberapa ciri khas pendusta tersebut sering disertakan dengan klaim mereka sendiri. Seperti yang paling umum dan yang paling sering sekali kita dengar adalah :

1. Mereka berasal dari Yahudi dan Kristen.
2. Menganggap Tuhan Allah orang Kristen jumlahnya 3
3. Klaim bahwa Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya sekedar nabi.
4. Tuhan Allah tidak beranak dalam pemahaman lahiryah mereka
5. Merasa bahwa Tuhan tidak bisa menjadi manusia
6. Klaim, bahwa Tuhan Allah hanya boleh disebut Satu

Masih banyak lagi penyelewengan injil yang mereka lakukan selain dari 6 klaim diatas. Mereka Jugalah yang disebut Kristus dengan rupa serigala berbuluh domba. Dan mereka ada diantara kita.

5. Pengajar Sesat

Tuhan Yesus memperingatkan kita bahwa, dikemudian hari, akan ada penyesatan seperti halnya serigala berbulu domba (Matius 7:15;).

Banyak sekali orang Kristen yang kemudian mulai berpaling dari iman dan melakukan pertentangan secara terbuka dengan gereja dan jemaat. Khususnya terhadap doktrin dasar iman Kristen.

Beberapa orang juga tidak lagi percaya dengan gembala, seperti pendeta atau pastor. Padahal sesungguhnya, para gembalalah yang memiliki otoritas yang paling jelas memelihara iman umat Kristen, khususnya berjemaat.

1 Yohanes 2:26;

Kode Script Sobat Disini“Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu, sebab didalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima daripada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu, dan pengajaran-Nya itu benar, tidak ada dusta, dan sebagaimana Ia dahulu telah mengjar kamu, demikian hendaknya kamu tetap tinggal didalam DIa”

Ayat ini cukup panjang, tapi menjelaskan segala sesuatu tentang hal Anti Kristus, dan pengajar-pengajar sesatnya. Mereka benar-benar ada diantara kita, dan mengajar segala macam tipu muslihat keimanan. 

Mereka menyerupai domba tapi sebenarnya adalah serigala. Orang-orang ini mengaku Kristen, namun mencari keuntungan melalui kebingungan iman.

Bisa menjelma sebagai pendeta, pastor atau evanglish. Mengalihkan iman Kristen, yang tujuannya, merubah mind set maupun cara pandang orang Kristen terhadap dunia dan masa depan.

Kelima hal tersebut hanyalah sebagai gambaran siapa yang dimaksud ‘’Seorang Anti Kristus’’ dan ‘’Anti Kristus’’oleh rasul Yohanes, dan para rasul yang lain.

Tapi untuk mengingatkan kita semua, bahwa meski ada beberapa orang pemimpin gereja yang memiliki karakter yang sama dengan anti Kristus, tapi bukan berarti semuanya.

Karena saya percaya, lebih banyak yang hidup menurut jalan Kristus, sesuai sempurnanya mereka sebagai manusia.

Apalagi para gembala dalam organisasi gereja, bukanlah hanya sekedar pengajar, tapi juga perantara Tuhan untuk menyampaikan Firman-Nya kepada jemaat.

Melalui para gembala, jemaat dapat mengerti lebih dalam lagi mengenai Firman Tuhan. Karena merrekalah rujukan kita, yang menjelaskan maksud Firman Tuhan. Sebab pendalaman alkitab yang mereka geluti.

Kita sebagai orang Kristen, perlu mengimani otoritas para gembala, pendeta, pastor atau hamba Tuhan sebagai rujukan iman Kristen yang benar, melalui kebijaksanaan Roh Kudus.

Ciri-ciri anti kristus yang diberikan oleh para rasul, adalah agar kita tahu dan waspada terhadap pengajaran sesat mereka.

Matius 7:15;

“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang padamu dengan menyamar seperti domba,tetapi sesungguhnya mereka adala serigala yang buas”

Anti Kristus adalah orang-orang yang menentang kekristenan pada zaman akhir sampai akhir dari zaman akhir, dengan berbagai siasat, menyesatkan dunia dengan tipu muslihat keimanan.



Sumber Referensi :
Alkitab/Bible

No comments