Breaking News

Arti Injil Bagi Umat Manusia

Arti Injil Bagi Umat Manusia

Kedatangan Kristus bukan untuk merubah hukum Taurat, apalagi menghapus hukum. Pernyataan Kristus yang paling popular sehubungan dengan kedatangan-Nya adalah, untuk menggenapi hukum Taurat.

Yaitu meyatakan apa yang menjadi kehendak Allah, bahwa keselamatan yang dianugerahkan bukan hanya bagi umat Israel saja, melainkan seluruh dunia.

Ini diartikan sebagai injil atau kabar baik bagi umat manusia, yang dahulu harus binasa, namun diselamatkan oleh karena kebangkitan Kristus.

Kabar baik atau dalam bahasa Yunani Injil, memiliki pemahaman yang sangat dalam bagi umat Kristen secara khusus.

Bukan saja berarti keselamatan, tapi juga menjadi tugas yang harus dikerjakan semua orang yang percaya Yesus Kristus dan menjadi Kristen.

Alkitab pada prinsipnya memiliki pemahaman mendalam yang tak mungkin bisa manusia pahami semutuhnya. 

Sebatas apa yang mampu kita pahami mengenai Arti Injil Bagi Umat Manusia, dapat kita pelajari berikut ini.

Kabar baik

Adalah arti paling dasar atau arti dari kata injil itu sendiri. Berasal dari bahasa Yunani dan diadopsi menjadi kata baku dalam kekristenan.Injil mengandung pesan mendalam bagi seluruh dunia dan menjadi sesuatu yang harus diterima sebagai syarat keselamatan kekal bagi setiap orang.

Pemberitaan injil difokuskan kepada kasih karunia Allah, yang dianugerahkan bagi setiap orang, melalui Yesus Kristus.

Penebusan Dosa 

Penebusan adalah maha karya yang Yesus Kristus lakukan dikayu salib, untuk menebus dosa seluruh dunia sekali selamanya. Sehingga kerajaan maut tidak lagi berkuasa bagi setiap orang yang percaya.

Adalah perwujudan kasih Allah akan dunia. Tanpa penebusan, tidak ada keselamatan. Tidak ada pelanggaran atau dosa yang dapat terhapus dengan sendirinya tanpa penebusan dosa.

Yesus Kristus adalah firman Allah yang menjadi manusia, yang adalah Allah itu sendiri. Dan oleh karena semua manusia berdosa, maka dari itu, tidak ada seorangpun yang bisa melakukan penebusan selain Allah sendiri.

Tidaklah mungkin seseorang menebus dosa orang lain sementara ia sendiri seorang pendosa. Sama halnya dengan seorang yang mempunyai hutang membayar hutang orang lain. 

Maka dari itu, karena Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah yang tidak berdosa, maka haruslah Allah sendiri yang melakukan penebusan. Dan tidak ada penebusan dosa tanpa pertumpahan darah.

Pengakuan Allah

Adalah bagi siapa yang percaya melalui iman kepada Kristus, manusia diakui Allah sebagai anak-anak-Nya. Bukan lagi umat atau hamba seperti sebelumnya.

Ini sama halnya dengan mengembalikan status manusia yang hilang setelah dosa menguasai manusia. Sehingga keadaan manusia menjadi sama dengan ketika Adam dan Hawa ditaman Eden.

Bedaanya ialah, keadaan manusia sebelum diusir dari taman Eden adalah sama halnya dengan para malaikat disorga, hanya saja memiliki tubuh lahiryah yang kekal.

Sementara setelah manusia itu keluar dari taman Eden, manusia itu mulai menua dan pada akhirnya dengan sendirinya mati

Istimewaannya adalah, meski tubuh binasa, tetapi jiwa manusia yang percaya tidak binasa melainkan peroleh hidup yang kekal oleh karena imannya

Ini berhubungan dengan bagaimana manusia menentukan pilihannya. Memilih apakah tetap untuk taat dengan kehidupan kekal, atau memilih kehidupan sendiri namun binasa.

Konflik ditaman Eden mengajarkan manusia bagaimana konsekuensi menentang Allah, bukan saja dalam kemahakuasaan-Nya, tapi juga dalam karya penciptaan-Nya.

Pendamaian Manusia

Adalah penghapusan segala dosa manusia melalui Kristus, sekali selamanya. Artinya bahwa, Allah tidak lagi memperhitungkan hukuman terhadap dosa kita, seperti halnya yang berlaku dalam hukum taurat.

Sekali selamanya merupakan penggenapan dari kehendak Allah secara pribadi, yang Allah sendiri nyatakan bagi manusia oleh karena Kasih karunia-Nya.

Keadaan manusia setelah ditebus adalah seperti layaknya anak. Dan Allah seperti halnya Bapa, yang akan selalu mengampuni anaknya ketika mengaku salah.

Itu sebabnya kita yang percaya memiliki kasih karunia istimewa dihadapan Allah, dan menjadi anak-anak-Nya didalam Kerajaan-Nya yang kekal.

Mengakhiri Dosa

Adalah sebagai bentuk lain dari ketetapan Allah yang absolut atau, tidak bisa diganggu gugat. Ini berarti rencana penebusan yang Allah rencanakan bagi dunia, merupakan suatu permulaan dari kematian maut.

Kebangkitan Yesus Kristus adalah akhir dari dosa. Dimana maut tidak berkuasa lagi atas-Nya dan kerajaan maut tidak berkuasa pula kepada anak-anak Allah.

Sebaliknya, kuasa dan kemuliaan Allah menjadi nyata didunia manusia dengan kegenapan yang Kristus lakukan bagi seluruh umat manusia.

Terang kebenaran yang Yesus Kristus nyatakan kepada dunia, memperjelas apa yang menjadi kehendak Allah bagi manusia ciptaan-Nya, yaitu beroleh Kehidupan dalam Kebenaran menuju Kekekalan. 



Sumber ;
Alkitab/Bible

No comments