Ada Empat Jenis Dosa
Jikalau iman menjadi jaminan kesorga, maka sebaliknya, dosa adalah jaminan keneraka. Yang paling dasar dari dosa adalah arti dosa itu sendiri.
1 Yohanes 3:4;
Pelanggaran hukum Allah, memiliki berbagai macam kategori. Dimana yang umum dipahami selama ini bahwa, prilaku dosa adalah berasal dari si jahat.
Tapi itu hanyalah salah satu dari dua macam sumber dosa. Karena ada dua akar dari segala dosa, yang pertama adalah, keinginan daging, dan yang kedua adalah penyesatan.
Dosa daging berasal dari kehendak lahiryah manusia ciptaan. Ini merupakan nafsu duniawi, baik yang disadari maupun yang tidak kita sadari, nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.
Sedangkan dosa penyesatan adalah semacam pengaruh yang salah, yang berbentuk tawaran menjerat.Ini tercipta karena kurang adanya kendali iman, pengetahuan akan kebenaran, maupun tidak ada rasa takut akan Allah.
Kedua hal tersebut seringkali berkaitan dan terikat satu sama lain. Keinginan daging tidak akan meluas jika bukan karena tawaran sesat. Juga penyesatan tidak akan terjadi jika tidak ada keiinginan daging.
Sedangkan bentuk dari dosa itu sendiri, tidak akan mungkin bisa kita hitung satu persatu. Karena dosa bukanlah mengenai segala sesuatu, tapi segala sesuatu yang menentang Allah.
Ada empat jenis dosa. Entah itu berasal dari keinginan daging maupun penyesatan, keempatnya memiliki kriteria masing-masing, dan konsekuensinya sendiri-sendiri.
Dosa Roh #1
Jenis dosa Roh adalah yang mengawali aktifitas dosa itu sendiri. Dalam hal ini, menjadi pelopor terciptanya ‘’akibat’’ dari dosa tersebut.
Manusia diciptakan segambar dan serupa Allah, bukan secara bentuk manusia yang sama dengan Allah, tapi mereferensikan siapa itu Allah yang berwujud Roh dan berfirman.
Itu sebabnya kita diciptakan memiliki tubuh roh dan jiwa. Ini adalah bagian penting sebagai pendistribusi utama dari dosa itu terjadi.
Kontras dengan kedatangan Kristus kedunia. Dengan alasan yang sama, menjelaskan kepada manusia segala macam ketetapan-Nya yang berlaku terhadap dosa itu sendiri.
Injil Matius 5:21;
Ini adalah salah satu bentuk dari dosa roh yang dimaksud. Salah satu dari jenis dosa yang mengawali semua perbuatan jahat.
Dan kedatangan Kristus menjadi penggenapan dari hukum taurat, yang tidak hanya menghukum daging, tetapi juga roh. Karena baik daging maupun roh, sama-sama memiliki andil dalam terciptanya dosa.
Dosa Perbuatan #2
Adalah kelanjutan dari dosa roh, yang apabila tidak ditekan, maka akan menciptakan perbuatan. Atau dengan kata lain, dosa roh akan berlanjut menjadi perbuatan jahat dan berakibat buruk, bukan hanya kepada diri sendiri, tapi juga merugikan orang lain.
Injil Matius 5:18;
Hukum Taurat erat kaitannya dengan dosa daging atau dosa perbuatan. Dimana hukum Taurat sebenarnya adalah awal mulanya manusia mengenal dosa.
Sebelum Kristus mengenapinya, hukum Taurat merupakan pedoman mutlak umat pilihan Allah dalam hal-hal lahiryah didalam kehidupan mereka sehari-hari.
Yang berarti, ketaatan terhadap hukum taurat menjadi jaminan kelayakan hidup dihadapan Allah. Dan dari sinilah segala konsekuensi dosa perbuatan dihitung, menjadi tanggungan setiap orang yang hidup dibawah hukum Taurat dan melanggar hukum tersebut.
Dan dosa perbuatan juga merupakan dosa yang paling murni, dan paling nyata didalam kehidupan manusia sehari-hari, dalam berbagai hal dan disetiap aspek kehidupan.
Dosa Turunan #3
Dosa Turunan dimulai oleh satu orang yaitu Adam. Dosa ini tidak ada hubungannya dengan hukuman seperti halnya pelanggaran akan hukum Taurat.
Namun, ini adalah konsekuensi alami yang tidak dapat disangkali maupun dihindari. Karena mau atau tidak, konsekuensi dari dosa ini, akan dialami oleh semua umat manusia yang hidup dimuka bumi.
Dosa ini adalah kutukan, dan secara alami harus ditanggung setiap manusia oleh karena ketidaktaatan satu orang.
Roma 6 : 23;
Dosa yang dilakukan adam dan hawa ditaman eden adalah dosa turunan yang mengakibatkan semua manusia mengalami atau akan berakhir pada kematian.
Dosa ini hanyalah berdampak pada tubuh lahiryah manusia, yang secara alami akan binasa, atau kembali ke debu tanah sebagaimana hakekatnya.
Meski begitu, kasih karunia yang telah Allah nyatakan bagi seluruh umat manusia oleh karena kedatangan Kristus, manusia dianugerahkan keselamatan didalam nama-Nya.
Dan sama halnya dengan dosa turunan ini, yang dimulai oleh satu orang yaitu Adam, maka keselamatanpun dinyatakan kepada seluruh dunia melalui satu orang, yaitu Yesus Kristus Tuhan kita.
Maka dari itu, meski tubuh manusia fana ini binasa, tetapi jiwa kita diselamatkan oleh kematian dan kebangkitan Kristus.
Dosa Yang Tidak Akan Diampuni #4
Ini jenis dosa yang fatal bagi manusia ciptaan. Dosa ini bukanlah sekedar perbuatan frontal, tapi reaksi kritis terhadap kebenaran.
Injil Matius 12:31;
Alasan utama mengapa ada dosa yang tidak akan diampuni, adalah karena ada penolakan terhadap Roh Allah yang dinyatakan dalam bentuk injil.
Sederhananya, bagaimana mungkin Tuhan Allah akan mengampuni jika kita sendiri menolak-Nya?.
Dan Allah menghargai pilihan itu sebagai bagian dari kehendak penciptaan-Nya, yaitu manusia yang memiliki kehendak bebas dalam hal menentukan pilihannya sendiri tanpa intervensi Allah.
Maka dari itu, Allah tidak pernah memaksa setiap orang untuk percaya, tapi mengundang setiap orang untuk masuk dalam kerajaan-Nya yang kekal.
Jadi, kedatangan Kristus adalah untuk menyelamatkan yang hilang. Dari Dialah segala kemudahan bagi setiap orang yang percaya telah dianugerahkan.
Iman kepada-Nya adalah jalan kita menuju rumah Bapa disorga. Dan jalan menuju kerajaan-Nya yang penuh dengan sukacita dan kemuliaan yang tak berkesudahan.
Sumber ;
Alkitab/Bible

No comments