Cara Iblis Manipulasi Sosial
Ini berhubungan dengan ketetepan hati setiap orang dalam mengontrol iman dan perbuatannya. Kemerdekaan hukum yang di adakan Yesus, seakan menjadi duri dalam daging.
Iblis sangat tahu manusia lahiryah, kelemahan nafsu manusia, adalah senjata yang paling ampuh bagi Iblis untuk melakukan penyesatan.
Ini seperti ibaratnya, ada gula, ada semut, tidak mungkin ada bar tanpa alkohol. Bagaimana cara Iblis Memanipulasi Sosial ?, imulai dari manusia yang di ciptakan dengan hasrat.
Strategi Penyesatan
Sejak adam dan hawa diusir dari taman eden, memiliki konsekuensi bahwa, laki-laki akan bersusah payah untuk mencari makanannya, dan perempuan akan merasa sakit saat melahirkan.
Kejadian 3:16;
‘’Firman-Nya pada perempuan itu: Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahrkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu’’
Dari kronologi tersebut, menjadi suatu senjata ampuh bagi iblis untuk menciptakan hal-hal sebagai berikut:1. Pakar Sex
Banyaknya saran dari pakar dan ahli sex tentang bagaimana cara sex yang baik dan tidak baik, tips dan trik sex dan jurus- jurus sex lainnya.
Faktanya, ini semacam pembiasaan dengan cara mengakrabkan prilaku yang belum pantas diajarkan bagi anak-anak.
Melalui itu, anak-anak memperoleh pemahaman menyimpang terhadap moral. Akibatnya, prilaku sex bebas seakan biasa dilakukan sejak masa remaja.
2. Influencer
Berbeda dengan pakar sex. influencer adalah orang-orang yang tidak mempunyai gelar dalam bidang science, dan hanya bermodalkan pengalaman.
Mengajar trik-trik mencari pasangan, tapi tidak membantu sebuah hubungan dapat bertahan lama, melainkan mendorong hubungan sesaat.
Dibanyak kasus, kaum laki-laki tidak bersikap layaknya seorang laki-laki, dan menganggap sepele hubungan satu daging yang Allah telah rencanakan.
Begitu juga sebaliknya, kaum wanita tidak lagi memiliki moral dan etika yang pantas dalam ditatanan kehidupan sosial dan keluarga.
3. Pornogfafi
Media pornografi bertujuan membangkitkan gairah manusia untuk mencari, mencoba dan mempraktekan prilaku-prilaku tersebut secara langsung.
Naluri berkembang biak laki-laki, menjadi sempurna bagi peran penyesatan. Pelacuran, pornografi dan prostitusi terselubung, seakan tercipta karena dominasi pergaulan sesat.
Tak heran perzinahan dan beragam aksi pemerkosaan, pelecehan seksual, seakan menjadi konsumsi utama program-program berita.
4. Club-Club Malam
Dengan adanya club-club malam, manusia tidak akan kesulitan mencari tempat-tempat untuk melampiaskan hawa nafsu.
Banyak sekali orang mencari pasangan yang dapat menjadi teman sesaat atau untuk hubungan semalam.
Serasa tidak lengkap jika pergaulan club tidak diakhiri dengan hawa nafsu. Bahkan prostitusipun marak tanpa kendali otoritas.
5. Alkohol
Sekalipun ada tempat seperti club-club malam, secara naluri, rasa malu merupakan sifat bawaan manusia sejak lahir.
Untuk itulah peran alkohol sangat membantu manusia lupa diri. Alkohol memicu pola otak pasif menjadi aktif, dan cenderung merangsang adrenalin dalam tubuh untuk dapat dengan mudah berekspresi sesuka hati.
Pola ini sering menjadi andalan para pelaku hawa nafsu untuk melampiaskan nafsu sesat dalam rupa-rupa pencabulan.
6. Pengaman/Kondom
Dzaman dulu, ketika belum diproduksinya kondom, tak ayal banyak orang yang takut dan memikirkan dampak dari prilaku tersebut, kehamilan dan penyakit aids menjadi hambatan prilaku ini dilakukan.
Namun, seiring berjalannya waktu, produksi kondom telah ada dimana-mana, dan sex bebas menjadi hal yang dapat dilakukan dengan mudah.
Merubah dengan sendirinya fungsi dan kegunaan utama dari alat-alat kontrasepsi secara permanent.
7. Penyesatan Utama
Keenam hal diatas adalah bagaimana Strategi Iblis Dalam Memanipulasi Manusia. Sehingga manusia kehilangan kekudusan dan cemar dihadapan Allah.
Dan ada satu lagi cara utama yang paling sering dan sederhana dilakukan iblis, yaitu ‘’Tawaran’’..
Ketika ada seorang yang polos, dengan berbagai cara, para teman berusaha menawarkan berbagai kesenangan, sebagai konsekuensi pergaulan.
Tetapi ketika yang polos menderita suatu penyakit kronis semisal Aids, maka tidak ada lagi pertemanan.
Candu ditawarkan secara gratis, namun ketika si polos terjebak kecanduan, maka sirnalah pertemanan. Uang mengakrabkan orang-orang. Setelah habis, maka si polos diabaikan.
Pakar sex dann influencer merubah cara pikir rohani menjadi duniawi. Pornografi memicu keinginan untuk melakukan, club-club malam memfasilitasi.
Alkohol mendorong prilaku, kondom sebagai pengaman, dan tawaran yang menjerat adalah pintu masuk menuju jurang maut.
Suatu konsep dan strategi iblis dalam memanipulasi kehidupan manusia dan menyebarluaskan penyesatannya dunia.
Yakobus 4:7;
“Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu!”
Pengendalian Diri
Ada teori mengatakan “dalam diri manusia sedikitnya ada 2-5% sifat kebinatangan”. Jika tidak ditekan, maka sifat itu akan berkembang layaknya manusia yang tidak lagi mengenal akhlak dan moral.
Meski hanya teori, namun hal itu seringkali terbukti melalui berbagai aksi dan prilaku manusia yang kian hari kian melampaui prilaku hewan.
Injil Matius 5 : 28;
“ Tetapi Aku berkata kepadamu : setiap orang yang memandang permpuan dan menginginkannya, sudah bezinah dengan dia didalam hatinya”
Penyesatan yang di lakukan iblis dari mata manusia seperti melalui pornografi, sangat besar pengaruhnya Hasrat seksual.
Dan dari mulanya, iblis sudah mempunyai strategi khusus untuk itu, seperti ketujuh hal diatas. Yang secara tidak langsung, perlahan-lahan mengambil alih peran Allah.
Anugerah Kristus
Adalah suatu kemurahan yang besar kita manusia menerima anugerah keselamatan yang dari pada Allah. Kematian Kristus di kayu salib, adalah bukti kasih yang tidak dapat kita bayangkan.
Kedatangan-Nya bukan untuk menghilangkan hukum, namun melepaskan kekang manusia terhadap hukum itu sendiri. Bukan lagi manusia untuk hukum, namun hukum untuk manusia.
Yesus Kristus menyebut kita ‘’Sahabat’’, tanpa melihat latar belakang kita. Kita dianggapnya berharga, layaknya berlian dikubangan.
Dan cara-Nya menyelamatkan kita dengan mengorbankan diri-Nya sendiri adalah suatu pengorbanan yang layak kita ganti dengan ketaatan kita.
Setiap orang punya pilihan, dan pilihan itu ada di tangan masing-masing. Saat masih ada waktu, pergunakanlah dengan baik, karena sebagaimana bumi akan berlalu, kesempatanpun akan sirna.
Injil Matius 7:13-14;
‘’Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya’’
Yesus Kristus tidak menjanjikan jalan yang luas dan lebar, namun sempit dan sesak. Tidak hanya sempit jalan yang disediakan, karna kalau demikian, kita akan bisa antri.
Tapi juga sesak akibat tekanan dosa, dan kesenangan dunia yang harus kita lawan. Berbanding luasnya kesempatan dan lebarnya kesenangan dunia yang menuju kepada kebinasaan.
Sumber Referensi:
Alkitab/Bible

No comments