Breaking News

Apa Yang dimaksud Babtisan Air Dan Roh

Apa Yang dimaksud Babtisan Air Dan Roh

Babtisan berasal dari bahasa Yunani “babtizo” yang berarti, dicelupkan atau ditenggelamkan. Ini sejalan dengan ritual pembabtisan yang dilakukan Yohanes disungai Yordan, pada awal Kristus diperkenalkan.

Babtisan Yohanes bukanlah arti sesungguhnya dari babtisan air dan roh, melainkan tradisi yang dilakukan melalui ritual pembasuhan air untuk menyatakan pertobatan.

Keberadaan Yohanes pembabtis, bukan untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan babtisan. Tapi mendahului Kristus untuk menyatakan kehendak Allah bagi seluruh dunia.

Babtisan dalam alkitab tidak hanya berarti harfiah. Maka dari itu, kita harus benar-benar jeli dalam hal memahami konteks dari penyataan Alkitab itu sendiri.

Ada dua hal yang perlu dipahami mengenai babtisan. Yang pertama adalah ritual babtisan, atau yang kita kenal sebagai prosesi pembabtisan yang selama ini dipraktekan pada gereja-gereja Kristen.

Dan yang kedua adalah babtisan keselamatan atau dalam arti kiasan. Ini adalah intisari dari Apa Yang Dimaksud Babtisan Air Dan Roh.

Dua Macam Babtisan

Apa Yang dimaksud Babtisan Air Dan RohSebelum kita mengerti apa yang dimaksud dengan babtisan Air dan Roh, terlebih dahulu kita harus mengenal, dua macam babtisan dalam ajaran Kristen.

Pertama, yang dinamakan ritual pembabtisan. Ini adalah tradisi yang dilakukan dengan dua alasan dan dua cara.

Bagi petobat baru, atau orang diluar kekristenan yang bertobat dan menerima Kristus, dilakukan babtisan berupa pembasuhan dengan air sesuai tradisi gereja.

Itu dilakukan sebagai simbol pertobatan, adalah sikap meneladani dan bersaksi akan penebusan yang Kristus lakukan dikayu salib.

Ritual babtisan pertobatan ini, bisa dilakukan dengan dua cara, baik dengan cara diselam maupun dengan cara dipercikan dengan air.

Sedangkan bagi orang yang lahir dari keluarga Kristen, babtisan pertobatan sudah tidak lagi diperlukan, karena sudah ada dasar pertobatannya.

Sehingga babtisan bagi keluarga Kristen dilakukan secara simbolik, dengan sikap yang sama, yaitu meneladani Kristus dan bersaksi akan penebusan yang Kristus nyatakan bagi seluruh umat manusia.

Babtisan ini pun bisa dilakukan dengan cara selam maupun percik. Tidak ada yang salah dengan kedua cara itu, selama dilakukan menggunakan air.

Setelah prosesi pembabtisan atau pembasuhan air selesai dilakukan, maka hamba Tuhan atau pembabtis, biasanya menumpangkan tangannya kepada seseorang yang dibabtis sambil memohonkan karunia Roh kudus didalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.

Kedua, yang dinamakan Babtisan Air dan Roh. Ini berbeda dengan ritual babtisan, karena babtisan Air dan Roh adalah manifestasi dari ketetapan dan kehendak Allah dalam diri Yesus Kristus sang juruselamat, bagi setiap orang yang ingin diselamatkan.

Karena keselamatan, hanya akan diperoleh melalui iman kepada Kristus, dan pemurnian oleh Roh Kudus secara pembaharuan diri selama manusia itu hidup.

Karena keselamatan, hanya akan diperoleh melalui iman kepada Kristus, dan pemurnian oleh Roh Kudus secara pembaharuan diri selama manusia itu hidup.

Injil Yohanes 3:3;

“Yesus menjawab,kata-Nya: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah”

Injil Yohanes 3: 5;

“Jawab Yesus: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari Air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam kerajaan Allah”

Arti lain dari babtisan Air dan Roh adalah lahir baru. Babtisan Air dalam hal ini berarti kiasan, yang adalah pertobatan, sedangkan babtisan Roh adalah percaya.

1 Petrus 3:21;

‘’Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasan-Nya, yaitu babtisan-maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati Nurani yang baik kepada Allah-oleh kebangkitan Yesus Kristus’’

Maka yang dimaksud dengan babtisan Air dan Roh, adalah bertobat dan percaya. Bertobat dalam arti, mengakui dosa dengan sungguh, dan mau hidup didalam ketetapan yang Allah anugerahkan melalui kebangkitan Kristus.
Sedangkan percaya berarti, hidup menurut apa yang Kristus perintahkan sebagai manifestasi dari kehendak Allah, bagi setiap orang untuk beroleh hidup yang kekal.

Konsep Babtisan

Yohanes pembabtis menyatakan secara jelas tentang babtisan yang ia lakukan, hanyalah dalam bentuk pertobatan, atau belum sampai pada tahap keselamatan.

Injil Markus 1:8;

‘’Aku membabtis kamu dengan air, tetapi Ia akan membabtis kamu dengan Roh Kudus’’

Ayat tersebut berbicara mengenai konsep ritual pembabtisan yang Yohanes pembabtis dan Kristus lakukan sebagai bentuk penyucian diri dan penebusan dosa.

Menyatakan bahwa Kristus adalah perantara iman yang membawa dosa untuk diperbaharui dan dimurnikan oleh Roh dan Kebenaran, menuju hidup yang kekal.

1 Korintus 1:17;

‘’Sebab Kristus mengutus Aku bukan untuk membabtis, tetapi untuk memberitakan injil, dan itupun bukan dengan hikmat perkataan supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia’’

Para rasulpun melakukan babtisan pertobatan bagi petobat baru. Namun, ada hal yang lebih dari ritual babtisan itu sendiri, yaitu keselamatan melalui Kristus bagi seluruh dunia.

Sehingga ritual babtisan air, menjadi awal mula dari keselamatan yang akan dinyatakan melalui Kristus dan pembaharuan oleh Roh Kudus.

Apa Yang dimaksud Babtisan Air Dan RohInjil Yohanes 4:13-14;
 
“Barangsiapa minum air ini, dia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan kuberikan, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya, air yang akan kuberikan kepadanya akan menjadi mata air dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal”

Air yang dimaksud Kristus berbeda dengan air yang dimaksud Yohanes untuk pembabtisan. Ayat ini berbicara mengenai pengajarannya.

Injil Yohanes 1:33;

“Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membabtis dengan air telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun keatas seseorang dan tinggal diatas-Nya, Dialah itu yang akan membabtis dengan Roh Kudus”

Pada ayat inilah baru disebutkan mengenai air yang digunakan untuk prosesi babtisan. Baik air maupun Roh di sebut sama yaitu babtisan.

Meski ayat tersebut diterjemahkan dalam bahasa apapun, tetap saja akan berarti sama, karena berbicara mengenai Yohanes dan Yesus Kristus, mengenai ritual babtisan dan mengenai babtisan Air dan Roh, mengenai Hukum Taurat dan mengenai Injil, mengenai penyucian dosa dan mengenai penebusan dosa.

Intisari Babtisan Air dan Roh

Apa Yang dimaksud Babtisan Air Dan RohYesus tidak hanya sebatas Firman Allah, tapi juga adalah kebijaksanaan Allah, dan kehendak Allah bagi seluruh umat manusia.

Perlu diingat dan dipahami bahwa, ritual babtisan air dan babtisan air dan roh adalah berbeda. Dimana ritual babtisan air, bukanlah syarat mutlak bagi seseorang untuk diselamatkan.

Tetapi harus dilakukan, karena ritual babtisan air adalah salah satu yang menjadi dasar dari iman Kristen dalam berkeyakinan, bersaksi, beragama, dan memuliakan Allah dalam hal melakukan kehendak-Nya.

Sedangkan babtisan Air dan Roh adalah syarat mutlak bagi setiap orang untuk diselamatkan dengan perantaraan Yesus Kristus

Sebagai contoh, seorang kriminal yang disalib bersama Kristus. Tidak melalui ritual babtisan air, tapi ia diselamatkan. Mengapa?

Injil Lukas 23:41;

‘’Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah’’

Mengakui salah dan dosa adalah intisari dari babtisan air. Seorang kriminal tersebut, meski tidak melalui ritual pembabtisan air, memperoleh keselamatan karena pengakuan dosa.

Injil Lukas 23:42;

‘’Lalu ia berkata: Yesus ingatlah akan aku, apabila engkau datang sebagai Raja’’

Percaya kepada Kristus sang penebus dosa adalah intisari dari babtisan Roh. Keselamatan tidak hanya sebatas pengakuan salah dan dosa saja, karena lebih dari itu, adalah percaya akan penebusan yang Yesus Kristus lakukan dikayu salib.

Ini berarti pada situasi dan kondisi tertentu, iman melampaui ritual babtisan itu sendiri. Tidak berarti tanpa ritual babtisan, seseorang bisa diselamatkan.

Karena jika ritual babtisan air bisa dilakukan, mengapa harus ditolak?. Maka dari itu, harus dilakukan didalam pertobatan dan percaya.

Injil Yohanes 3 : 5;

“Jawab Yesus, Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan dari Air dan Roh, ia tidak dapat masuk dalam kerajaan Allah”

Ayat tersebut bukan mengenai ritual babtisan air, tapi babtisan Air dan Roh. Babtisan Air melambangkan pertobatan, dan Babtisan Roh melambangkan Percaya. Adalah syarat mutlak keselamatan kekal.

Sementara babtisan itu sendiri, berarti penyucian dan permohonan didalam pertobatan dan percaya. Mencerminkan lahir baru, bagi setiap orang yang bertobat dan percaya kepada Yesus Kristus, sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Jadi, seseorang yang diselamatkan, harus melalui ritual babtisan air dengan dasar pertobatan, yaitu pengakuan dosa.

Dan melalui permohonan Roh Kudus dengan dasar percaya, yaitu pengakuan iman kepada Kristus sang penebus dosa.

Hidup menurut kasih setia Allah dan siap dituntun Roh Kudus dan dimurnikan terus menerus selama hidup, sampai pada kedatangan Kristus kedua kali untuk beroleh keselamtan kekal.


Sumber Referensi :
Alkitab/Bible

No comments