Mengapa Yesus Harus Dibabtis Yohanes
Ada begitu banyak pesan yang terkandung dari peristiwa pembabtisan Yesus Kristus disungai Yordan. Yang utamanya dapat disimak dalam penjelasan berikut.
Babtisan Yohanes dimulai sebelum ajaran Yesus diberitakan. Menjadi fakta sebuah revolusioner ajaran, atau permulaan pengajaran injil.
Dalam perjanjian baru, babtisan selam yang dilakukan Yohanes pembabtis, adalah sebagai babtisan pertobatan, dan menjadi dasar pembabtisan bagi gereja-gereja kristen sampai dengan sekarang.
Babtisan pertobatan, didasarkan pada peristiwa ketika Yesus yang dibabtis Yohanes disungai Yordan. Ada beberapa hal yang menjadi alasan Mengapa Yesus Harus Dibabtis Yohanes.
Dari mulanya, sejak hukum diberlakukan dikalangan umat Israel, Allah sudah menghendaki ritual pembasuhan dengan air untuk dilakukan, sebagai bagian dari ketetapan hukum
Hal ini menjadi ritual dalam bentuk penyucian diri dari dosa akibat kenajisan lahiryah melalui pembasuhan dan korban bakaran domba.
Injil Matius 3 : 15;
Dalam pernyataan tersebut, Yohanes tidak membabtis Yesus sebagai lambang pertobatan, melainkan keinginan Yesus sendiri untuk menggenapi kehendak Allah bagi dunia.
1 Petrus 2:22;
1 Yohanes 3:5;
Dua ayat diatas cukup jelas menyatakan bahwa, pembabtisan Yesus bukanlah akibat dosa, melainkan penggenapan.
Ini berarti mewujudnyatakan apa yang sudah dinubuatkan dan apa yang menjadi kehendak Allah.
Kristus adalah pengecualian dari apa yang menjadi hakekat dari babtisan Yohanes. Dengan begitu, status Yohanespun dibenarkan dan disaksikan oleh Kristus sendiri sebagai utusan Allah.
Dan status Kristuspun dinyatakan oleh Yohanes pembabtis sebagai Mesias Putra Allah. Keduanya saling bersaksi tentang bagaimana kehendak Allah dinyatakan bagi dunia sebagai penggenapan.
Peran Yohanes Pembabtis adalah sebagai imam Allah, yang menyatakan waktu penebusan sudah tiba. Seperti halnya imam dibait Allah, melakukan pembasuhan untuk mematikan dosa.
Hal itu juga dilakukan Yohanes pembabtis sebagai imam Allah, yang melakukan pembasuhan kepada Kristus, yaitu domba Allah yang menebus dosa dunia.
Sumber Referensi :
Alkitab/Bible

No comments