Breaking News

Apa Arti Segambar Dan Serupa Allah

Apa Arti Segambar Dan Serupa Allah

Diciptakan segambar dan serupa Allah, bukan berarti wujud manusia kita, dengan segala macam korespondensinya menjadi sama dengan Allah. 

Kejadian 1 : 26;

“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka”

Segambar dan serupa Allah, adalah manifestasi firman dan kehendak Allah, yang menciptakan tubuh manusia dari material debu.

Diciptakan serupa dengan Roh Allah yang memiliki kehendak untuk hidup dan beraktifitas, sehingga memiliki jiwa yang bereksistensi di alam semesta ini.

Rupa yang dimaksud adalah gambaran tiga pribadi dalam satu hakekat sebagai ciptaan Allah. Yakni yang terdiri dari tubuh lahiryah, roh yang hidup dan jiwa yang bereksistensi. 

Sehingga menjadi serupa dengan gambaran Allah Tritunggal yang dipercaya umat Kristen. Yang secara garis besar, konsep tritunggal juga dimanifestasikan dalam diri manusia ciptaan.

Perbedaan mendasar antara Tritunggal Allah dan Tritunggal manusia adalah pada wujud fisik atau lahiryah. Karena manusia memiliki wujud dalam bentuk ciptaan, yang kita kenal sebagai daging dan darah.

Lain halnya dengan Allah sebagai pencipta. Sesungguhnya Allah tidak memiliki wujud atau bentuk yang menyerupai manusia. Karena Allah itu Roh, yang bisa disebut juga sebagai pribadi atau entitas non material.

Allah dapat menjadi apa saja, termasuk dalam wujud-Nya sebagai manusia, dengan segala kemuliaan dan kuasa-Nya.

Sedangkan tubuh, roh dan jiwa, yang ada pada manusia, merupakan wujud ciptaan, yang berasal dari Allah, sebagai sumber wujud itu sendiri.

Tubuh manusia nyata, mewakili Anak atau Firman Allah, yaitu kebenaran mutlak. Ini secara lahiryah berhubungan dengan bagaimana konstruksi tubuh manusia itu terbentuk dengan sempurnanya, berdasarkan hikmat alami Allah.

Roh manusia mewakili Roh Kudus atau Roh Allah, dalam wujud kehendak, keinginan, maupun semangat yang mendorong manusia dalam melakukan berbagai aktifitas kehidupan.

Dan Jiwa manusia mewakili Bapa yang adalah Eksistensi segala yang hidup. Ini bisa berarti waktu maupun keberadaan manusia selama hidup didunia.

Secara alami, tubuh, roh dan jiwa manusia seakan satu, namun sebenarnya berbeda secara dimensi ruang, maupun waktu.

Sebagai contoh, pernahkah anda mendengar istilah ‘’lain dibibir, lain dihati’’. Ini menjelaskan pada kita bahwa sebenarnya, diri kita terdiri dari 3 pribadi yang berbeda, namun sehakekat.

Sebagaimana Allah yang adalah Tritunggal, begitu juga kita manusia diciptakan-Nya secara demikian. Tritunggal yang dimaksud adalah wujud Tritunggal ciptaan atau wujud tubuh, roh dan jiwa. Dan bukan wujud Tritunggal Pencipta yang kita sebut Bapa dan Anak dan Roh Kudus.

Alkitab menggambarkan bahwa manusia diciptakan Allah dengan cara yang berbeda dari biasanya. Dan secara khusus menyerupai gambaran Allah Tritunggal.

Sadarkah kita betapa berharganya setiap manusia?, sehingga dengan daging dan darah-Nya yang mahal, kita ditebus?.


Sumber :
Alkitab/Bible

No comments