Breaking News

Bangkit Dari Kegagalan

Bangkit Dari Kegagalan

Setiap kita tidak menyukai kegagalan,dan setiap kita pasti pernah mengalami kegagalan, meski sulit menerimanya.

Banyak reaksi yang ditunjukan ketika seseorang sedang dalam kegagalan, seperti stress, depresi, pesimis serta putus asa.

Kalau kita menanggapi kegagalan ini dengan pikiran positif, maka kegagalan merupakan langkah awal mencapai kesuksesan. Karena kita tahu, itu bukanlah akhir dari segalanya.

Jika kita tidak pernah gagal, maka kita tidak akan pernah belajar lebih lagi. Sebab itu, milikilah selalu semangat untuk terus bangkit, karena di dalam Tuhan, masih ada harapan bagi kita. Di dalam Tuhan tidak selamanya kita mengalami hal yang buruk.

Roma 8:28;

‘’Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah’’

Jadi, jangan pernah berpikir bahwa kegagalan itu datangnya dari Allah. Namun perlu kita sadari bahwa, semakin dekat kita dengan Allah, maka semakin kuat juga cobaan yang akan kita alami.

Untuk itu, sebagai anak-anak Allah, kita harusnya sadar juga, dan harus merasa perlu untuk tetap bertekun dan berserah pada rancangan dan kehendak Allah bagi kita.
Karena pertarungan kita bukan dengan manusia, tapi daging dan darah dan dengan salah satu pihak yang kerap tidak akan senang dengan kebaikan yang kita terima dari Allah, yaitu roh-roh jahat.

Ini adalah pihak-pihak yang akan terus ada selama manusia hidup. Dan akan terus selalu menginterfensi kehidupan anak-anak Allah, kapanpun dan dimanapun.

Jika kita bertanya, dimanakah roh-roh jahat itu bekerja?, maka jawabnya bukan di club-club malam, bukan di tempat-tempat maksiat. Karena itu adalah rumahnya.

Tempat mereka bekerja adalah dirumah kita. rumah anak-anak Allah, gereja, tempat-tempat persekutuan, dan tempat tempat dimana anak-anak Allah ada. Karena itulah jati dirinya, menyesatkan sebanyak-banyaknya jiwa.

Maka dari itu kita harus terus waspada dan selalu terus bersiap dalam setiap pertarungan rohani didalam kehidupan kita, termasuk kegagalan yang kerap kali kita alami. Yang bisa jadi itu adalah campur tangan si jahat untuk menjauhkan kita dari kasih karunia Allah.

Karena rancangan Allah, adalah rancangan yang penuh dengan damai sejahtera. Dia adalah Allah yang tidak pernah gagal.

Sebagai anak-anak Allah, sekalipun kita mengalami kegagalan, jangan pernah kita terlalu terpuruk dalam kegagalan itu, jangan pernah kita terus menyesali kegagalan kita, tetapi marilah kita bangkit.

Hal yang seharusnya kita lakukan adalah, mencari wajah Allah, karena pada saat kita bertemu dengan-Nya, maka Allah akan mengubah kegagalan kita menjadi kemenangan.

Kita harus sadar bahwa, hidup ibarat mendaki gunung. Karena itu banyak pijakan sebelum sampai kepuncak. Dan tidak semua pijakan cukup kuat menahan beban pendaki gunung.

Kadang kita terjatuh, tapi kita harus bangkit lagi. Kadang kita tersesat, tapi tetaplah berusaha mencari jalan keluar. Kadang kita terluka, tapi tetaplah bertahan.

Dan sesekali kita harus beristirahat sejenak, sebelum kita siap mendaki kembali. Ketika semua ujian itu bisa kita lewati, maka kita akan sampai kepuncak dan melihat keindahan yang Allah telah siapkan.

Amsal 24:16;

“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana”

Allah tidak pernah memandang seberapa besar kegagalan diri kita, karena Ia adalah Allah yang baik, dan Ia mau memulihkan keadaan kita.

Jadikanlah kegagalan itu sebagai pelajaran yang berharga dan jadikanlah sebagai batu loncatan kita untuk kita menuju keberhasilan. ‘’Teruslah percaya’’

 

Sumber Referensi :
http://giajemursarisurabaya.blogspot.com

No comments