Breaking News

Salahkan Tuhan Allah Atas Sengsara Kita

Salahkan Tuhan Allah Atas Sengsara Kita

Pantaskah Allah dipersalahkan atas penderitaan hidup kita? Apakah Allah yang bertanggung jawab terhadap kesulitan kita?. Ataukah Allah tidak perduli? Tentu saja tidak.

Semua penderitaan dan kesulitan yang kita alami bukan salah siapapun dan apapun. Kita harus merendahkan diri dengan hati kita untuk bisa tahu kebenarannya.

Jikalau orang jahat hidupnya bisa berhasil, mana mungkin tidak bagi orang benar. Ada beberapa alasan mengapa manusia hidup menderita dan sengsara, antara lain :

Kelalaian

Ini berhubungan dengan kurangnya pengetahuan akan hal-hal yang menyangkut finansial, dan kehidupan secara umum.

Yesaya 5:13;

‘’Sebab itu umat-Ku harus pergi ke dalam pembuangan, oleh sebab mereka tidak mengerti apa-apa; orang-orang yang mulia akan mati kelaparan, dan khalayak ramai akan menderita kehausan’’

Dosa

Alkitab banyak membahas mengenai dosa yang merujuk pada kesengsaraan, salah satu contohnya pada ayat berikut

Amsal 28:22;

‘’Orang yang kikir tergesa-gesa mengejar harta, dan tidak mengetahui bahwa ia akan mengalami kekurangan’’

Prinsip

Meski kasih karunia bagi seluruh semesta, tapi hal tersebut terikat satu dengan prinsip alami penciptaan segala mahkluk. 

Bawasanya, untuk mencapai segala sesuatunya, haruslah juga dengan ketentuan alami kehidupan. Tidak hanya sekedar duduk tenang menunggu roti turun dari langit, jika itu tidak diperintahkan Allah.

Amsal 19:15;

‘’Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar’’

Ujian

Kadangkala kita keheranan dengan keadaan kita, seperti merasa sudah hidup benar, namun tetap saja menderita.

Tetapi siapa sangka, semua kesulitan dan penderitaan kita disebabkan oleh ujian dari Tuhan. Yang sengaja membiarkan kita dicobai untuk maksud dan rencana-Nya.

Yesaya 48:10;

‘Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan’’

Perintah Allah

Ada saat-saat tertentu ketika Tuhan Allah merencanakan sesuatu dihidup seseorang, tidak banyak yang bisa orang tersebut lakukan, selain taat dan menjalani proses Tuhan, meski itu berarti kesengsaraan.

Penderitaan ini banyak dialami oleh orang-orang pilihan, seperti pada para nabi dan rasul. Dan umum kepada yang memiliki tugas khusus dan langsung dari Allah.

1 Raja-raja 17:2-4; 

‘’Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya: "Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana''

Jadi saudara saudari, sebelum kita mempersalahkan orang lain apalagi Tuhan Allah atas segala penderitaan dan kesulitan yang kita alami, bagaimana jika kita mengkoreksi diri kita terlebih dahulu, barangkali kita sendirilah penyebabnya.

Setelah itu, cari tahu maksud dan rencana-Nya dengan bergumul dalam doa dan pengharapan akan janji Tuhan yang senantiasa berlaku bagi kita yang percaya didalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan penebus kita.



Sumber :
Alkitab/Bible

No comments