Breaking News

Apa Yang Dimaksud Dengan Iman Kristen

Apa Yang Dimaksud Dengan Iman Kristen

Sesuai dengan judulnya, Apa Yang Dimaksud Dengan Iman Kristen ?. Pertanyaan ini sangat dasar dalam ajaran Kristen, tapi hampir tidak pernah ditanyakan.

Orang Kristen memahami iman, tidak hanya sekedar percaya. Karena iman sebagai percaya adalah pondasi dasar ideologi Kristen yang berarti, mengakui dan yakin, bahwa Yesus Kristus adalah mesias Putra Allah, juru selamat dunia.

Yang mana, iman itu sediri dinyatakan Alkitab secara mendalam dalam wujudnya sebagai pencipta keajaiban atau pencipta mukjizat.

Yang dimaksud adalah, iman yang diwujudnyatakan dalam kehidupan umat Kristen melalui percaya dan mempunyai kuasa dan pengaruh besar dalam hidup orang Kristen dalam menciptakan keajaiban.

Arti Iman

Ada satu cerita dalam Alkitab, yang menjelasan bahwa iman tidak hanya berarti percaya. Yaitu kisah

Yesus dan murid-muridnya dalam badai didanau Galilea.
Ketika itu, mereka berada diatas perahu dan harus berhadapan dengan badai. Saat yang bersamaan,

Yesus tertidur, dan waktu murid-murid-Nya membangunkan-Nya, Yesus kemudian menghardik badai tersebut dan badai itupun tenang.

Perkataan Yesus setelahnya adalah ‘’Dimanakah Imanmu!’’. Ini sebuah kalimat sederhana yang Kristus nyatakan mengenai arti iman secara mendalam.

Jika ada yang bertanya bahwa siapakah orang yang memiliki iman paling besar didunia?, pasti predikat itu jatuh pada salah satu dari keduabelas murid Yesus. Karena merekalah orang-orang yang paling dekat dengan Tuhan.

Tapi seperti yang kita ketahui, pernyataan Yesus jelas mengenai iman mereka. Iman yang selama ini dimiliki murid-murid-Nya, ternyata belum cukup bisa dikatakan sebagai iman.

1 Korintus 2:5;

‘’Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah’’

Inilah yang dimaksud Kristus kepada murid-murid-Nya, bahwa iman tidak hanya sekedar percaya kepada-Nya, namun juga percaya akan kekuatan-Nya.

Iman adalah Percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan juruselamat dunia, dan percaya juga tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Mujizat Iman

Rasul Paulus menjelaskan bahwa iman itu bergantung atau berakar pada kekuatan Allah. Dengan keyakinan dan kekuatan Roh, iman dapat mewujudkan mujizat. Dan sama seperti kata Yesus dalam ayat berikut:

Matius 17:20; 

‘’Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu:

Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu’’

Mewujudnyatakan iman menjadi mujizat adalah manifestasi dari kuasa Allah yang diberikan kepada manusia berdasar percaya kepada-Nya.

Manusia dapat melakukan hal-hal ajaib secara otoritas yang diberikan Tuhan. Dengan tanpa ragu dan bimbang, manusia mampu melakukan mujizat sesuai keperluan budinya, dalam Roh dan kebenaran.

Kesempurnaan Iman

Kuasa Allah yang dimanifestasikan kepada manusia, adalah iman melalui Roh Kudus, kepada setiap orang yang percaya dalam nama-Nya.

Yakobus 2:26; 

‘’Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati’’

Ini adalah tahap lebih lanjut dari kesempurnaan iman. Dan merujuk pada keselamatan, iman menjadikan kehendak Allah sempurna bagi setiap orang percaya.

Roh Kudus dalam diri manusia, terus menerus memperbaharui manusia, sehingga iman bertumbuh dan semakin lama, iman tersebut mencapai pada tahap kesempurnaannya.

Buah Iman

Iman menghasilkan perbuatan-perbuatan yang benar, bukan sebaliknya. Karena merujuk pada keselamtan itu sendiri, hasil dari kebenaran yang kita perbuat, berasal dari iman yang benar. 

Sehingga kita dibenarkan buka hanya karena iman itu, tapi juga perbuatan-perbuatannya.

Roma 4:20; 

‘’Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah’’

Iman kita adalah jati diri kita sebagai orang Kristen, semacam pembeda juga syarat mutlak keselamatan yang diperoleh didalam nama Yesus Kristus yang maha tinggi.

 

Sumber :
Alkitab/Bible

No comments