Maksud Pernyataan Aku Ada Sebelum Abraham Jadi
Salah satu pernyataan kontroversi yang pernah Yesus Kristus sampaikan ketika Ia berada dibumi adalah menyatakan bahwa Diri-Nya sudah ada sebelum Abraham.
Bukan hanya mengundang pertanyaan besar dikalangan orang Israel, tapi juga kebingungan sekaligus ketidakpercayaan bahwa ada manusia lahiryah berbicara seolah-olah sudah hidup lebih dari 3000 tahun.
Kita yang hidup dizaman sekarang, tentu menyadari dengan sungguh, pernyataan itu bukanlah bualan belaka, tapi kebenaran yang memiliki arti yang mendalam tentang jati diri Kristus yang sesungguhnya.
Yohanes 8 : 58;
“Kata Yesus kepada mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada’”
Mendalami ayat diatas, kita dikejutkan dengan sebuah kalimat sederhana namun memiliki arti yang begitu luas dan dalam. Maksud Pernyataan Aku Ada Sebelum Abraham Jadi adalah pengertian sebuah perjanjian, yang Tuhan Allah nyatakan kepada Abraham.
Perjanjian tersebut semacam ikrar yang mengikat antara Allah dan manusia. Suatu Firman Allah yang dinyatakan kepada Abraham dan memiliki konsekuensi dimasa depan.
Dalam kejadian 12 : 1-8, adalah suatu Firman, yang menjadi janji Allah kepada Abraham. Namun janji ini belum terjadi saat Tuhan Allah nyatakan, tapi akan terjadi dimasa depan.
Seperti yang Kristus sampaikan bahwa, Ia sudah ada sebelum Abraham jadi. Artinya, Kristus yang adalah Firman Allah, merupakan perwujudan dari janji Allah kepada Abraham.
Janji Allah tersebut dinyatakan sebelum Abraham menjadi Bapa leluhur bagi keturunan Israel. Bisa dikatakan bahwa Firman yang berupa janji Allah tersebut, adalah Kristus sendiri. Dari janji inilah, Abraham kemudian menjadi Bapa bagi keturunan Israel.
Karena Abraham bukanlah siapa-siapa jika janji Allah tidak dinyatakan padanya. Tidak ada keturunan Israel yang dari padanya, semua bangsa dibumi mendapat berkat.
Orang-orang tidak menyadari bahwa saat itu, janji Allah yang dahulu Allah nyatakan kepada bapa leluhur mereka Abraham, yang merupakan Firman Allah, sedang berbicara kepada mereka dalam wujud daging dan darah.
Jadi, Firman terlebih dahulu ada kemudian Abraham menjadi bapa bagi bangsa Israel. Dan janji itu sudah terlaksana dan sedang digenapi ketika Kristus bersama-sama mereka.
Yesus Kristus bukanlah sekedar janji atau perkataan. Melainkan sabda yang merupakan pancaran murni dari hikmat dan kehendak Allah bagi ciptaan-Nya.
Perkataan itu, hanyalah suatu frasa, bahasa untuk melakukan komunikasi atau menyampaikan sesuatu. Dalam hal ini, tidak semua perkataan itu adalah Firman.
Karena yang bisa dikatakan Firman, hanyalah yang berasal dari Allah sendiri. Firman itu bersama-sama dengan Allah, Firman itu adalah kebenaran Allah dan Firman itu adalah Allah.
Sumber :
Alkitab/Bible

No comments