Apa Arti Tubuh Dan Roh Dan Jiwa
Tubuh dan Roh dan Jiwa, secara alkitabiah memiliki dua pengertian. Yang pertama terhadap pencipta dan yang kedua terhadap ciptaan.
Meski manusia diciptakan segambar dan serupa Allah, bukan berarti sama persis. Karena bukanlah gambaran tubuh secara lahiryah yang dimaksud, tapi metaforanya kehidupan Allah yang dimanifestasikan kedalam kehidupan ciptaan-Nya.
Banyangkan seorang pelukis yang melukis sebuah karya. Lukisan tersebut merupakan wujud manifestasi ide, imaginasi, dan kreatifitas pelukis dalam sebuah kertas yang bergambar.
Begitu juga Allah, yang menciptakan manusia maupun segala yang dijadikan-Nya. Perbedaannya, karena Allah adalah Roh yang hidup dan memiliki kuasa, maka apa yang diciptakan-Nyapun juga bersifat hidup.
Jadi, Apa Arti Tubuh Dan Roh Dan Jiwa secara alkitabiah? dapat disimak dalam penjelasan berikut ini.
Tubuh
Tubuh yang dimaksud dalam gambaran alkitab adalah wujud materi. Ini berbeda dengan wujud Allah dalam gambaran-Nya yaitu eksistensi kehidupan, berkuasa, dan memiliki kendali dialam semestaSementara tubuh manusia, adalah material, yang tercipta dari debu tanah, yang hidup, dan beraktifitas karena kuasa Allah.
Kejadian 2:7;
Jadi, tubuh yang dimaksud bukanlah rupa atau bentuk manusia yang diciptakan mirip dengan Allah. Yang mungkin bisa dibayangkan seperti halnya kembaran.
Melainkan manifestasi dari kuasa Allah, dalam mencipta sebuah mahakarya yang hidup alami, dalam bentuk dan fungsi yang dinamis.
Roh
Alkitab menggambarkan Roh Allah melayang-layang diatas permukaan air saat penciptaan bumi. Roh Allah adalah Aktifitas Allah.Roh yang dimaksud adalah individu tanpa tubuh. Itu hanya ada, tidak diciptakan, karena sebaliknya, Roh itulah yang turut menciptakan kehidupan.
Roh Allah adalah Allah itu sendiri yang berbeda dengan roh ciptaan. Karena Roh ciptaan adalah roh yang hanya diciptakan Allah.
Dan segala roh yang tercipta, sebagian memiliki kehendak bebas, dan yang lain hanya dikaruniai kebebasan alamia.
Yohanes 6:63;
Sebagai contoh, para Malaikat disorga. Diciptakan Allah sebagai roh-roh hidup dengan kendalinya masing-masing. Gambaran roh yang paling femiliar adalah Satan, yang disebut sebagai bintang fajar atau Lucifer.
Dalam cerita alkitab, Satan adalah representasi sebuah kehendak bebas dari setiap roh ciptaan Allah, yang dapat menentukan kehendaknya sendiri, sekalipun menentang Allah.
Jiwa
Alkitab mencatat bahwa setiap kehidupan adalah jiwa. Setiap jiwa diciptakan Allah, baik yang diciptakan memiliki tubuh materi, seperti halnya pada kita manusia, hewan dan tumbuhan, maupun yang diciptakan secara roh, seperti para malaikat.Jiwa mewakili eksistensi Allah dalam keberadaan-Nya, dan nyata sebagai alfa dan omega, yang awal yang akhir.
Ulangan 11:18;
Jiwa adalah rekaman kehidupan mahkluk hidup dialam semesta. Yang merupakan keseluruhan dari aktivitas setiap segala mahkluk, yang pernah hidup dialam semesta ini.
Eksistensi setiap mahkluk terekam dalam waktunya selama ia hidup, dalam suatu gambaran nyata aktifitas kehidupan dan prilaku mahkluk ciptaan Allah.
Manusia Tritunggal
Manusia diciptakan segambar dan serupa Allah, yang bukan dalam gambaran bentuk wujud materi, tapi maniifestasi kuasa dan Eksistensi Allah di alam semesta.Sebagaimana Allah dalam Tritunggal, begitu juga manusia, yang secara khusus diciptakan-Nya dengan hakekat yang sama.
Manusia memiliki tiga bagian dalam dirinya yaitu tubuh yang adalah fisik atau jasmani, roh adalah aktifitasnya, dan jiwa adalah segenap eksistensi setiap segaala mahkluk.
1 Tesalonika 5:23;
Saat manusia dalam kondisi sadar, ketiga bagian ini aktif pada manusia tersebut. Tubuh yang bergerak, Roh yang beraktifitas dan manusia yang dalam keadaan hidup.
Saat manusia tidur, hanya ada dua bagian yang aktif yaitu tubuh yang kelihatan, maupun jiwa yang ada, bernafas namun tidak dalam keadaan sadar, karena roh tidak aktif.
Saat manusia mati, tubuh kembali kedebu, roh tidak aktif atau seperti tidur dalam kondisi jiwanya yang menunggu kedatangan Tuhan.
Meski Jiwa tetap ada, namun manusia yang hidup tidak bisa lagi melihat mereka yang sudah mati karena raga hilang, sementara roh tidak beraktivitas. Dan dimanapun manusia itu mati, disitu juga jiwanya dipanggil.
Sumber Referensi :
Alkitab/Bible

No comments